Walau ASI Belum Keluar, Disarankan untuk Tetap Susui Bayi

LIGACAPSAPemberian Air Susu Ibu atau ASI merupakan hal yang penting baik bagi ibu maupun anak. Dianjurkan untuk memberi ASI eksklusif selama 6 bulan dan berlanjut hingga anak berusia 2 tahun.

Lula Kamal, presenter yang juga seorang dokter juga menekankan manfaat ASI bagi kecerdasan anak.

“Kalau anak dikasih ASI lebih cerdas, tidak gemuk, tidak kurus, kecerdasan tujuh angka lebih tinggi kalau IQ,” ujar dr. Lula Kamal di Balai Kota DKI Jakarta.

Lula mengatakan, ASI rupanya tidak hanya bermanfaat untuk sang anak, ibu juga memperoleh manfaat,. Salah satunya dapat terhindar dari risiko kanker payudara.

“Jadi anak dapat manfaat, ibu juga dapat,” kata Lula.

Sayangnya, tak semua ibu bisa dengan mudah memberikan ASI. Kerap terjadi masalah, seperti ASI yang tak keluar atau keluar tetap hanya sedikit.

“Payudara itu organ ajaib, makin dihisap makin keluar dan produksi. Kalau kurang, susuin lagi, makin dikenyot makin keluar. Bukan kurang nggak menyusui,” kata Lula.

Untuk itu, Lula mengimbau kepada ibu muda yang baru melahirkan anak, jangan khawatir apabila ASI tidak keluar.

“Payudara itu hebat banget, kalau baru lahir netesnya satu, dua, itu cukup. Jangan khawatir,” ujar dia.

Ia juga berpesan bila ada ibu yang berhenti menyusui karena merasa sakit atau lecet di putingnya, itu karena caranya salah. Penting untuk berkonsultasi dengan konselor laktasi dan mencari posisi serta pelekatan yang tepat.

“Itu karena masukinnya gak betul, semuanya puting (areola) yang hitam itu di payudara masukin,” kata dia. [A.s.A]