Sabu 131 Kilogram Asal Malaysia Diselundupkan ke Jakarta Dalam Tumpukan Batu Bata

LIGACAPSA –  Truk bermuatan batu bata disita anggota Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Belakangan diketahui muatan batu bata hanya sebagai kamuflase untuk mengecoh dari kejaran polisi. Di bawah tumpukan terdapat sabu seberat 131 kilogram. Sabu diduga berasal dari Malaysia dan akan diedarkan ke Jakarta.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menjelaskan saat itu pengemudi AP dan HG sedang menunggu temannya. Kendaraan di parkir di Kompleks Lemigas, Jalan Panjang Cipulir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Truk rencananya estafet ke pengemudi lain yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata dia saat rilis di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (3/8).

Menurut dia, secara kasat mata truk terlihat seperti pada umumnya. Yang diangkut pun bahan bangunan seperti batu bata. Namun, ternyata di dalam tumpukan ada enam tas berisikan sabu.

Nana menyebut, kedua orang ini hanyalah kurir. Sementara bosnya masih dalam perburuan. Nana mengaku telah mengantongi identitas yang menyuruh AP dan HG membawa truk berisikan sabu ke wilayah Jakarta Selatan.

“Kedua orang ini merupakan kurir yang diperintah oleh Santi alias Selvi. Ini yang masih kami kejar. Saat itu, diperintahkan untuk menunggu seseorang yang akan mengambil truk,” ujar dia.

Guna mempertanggungjawabkn perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 subsider Pasal 111 ayat 2 junto Pasal 132 UU RI nomer 35 tahun 2009 tentang narkotika.

1 dari 1 halaman

2.894 Kasus Narkoba Selama Pandemi, 3.586 Tersangka Ditangkap Polisi

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, peredaran narkoba selama masa pandemi Covid-19 cukup tinggi. Hal ini dikatakan Nana saat pengungkapan kasus ganja 160 kilogram dan sabu 131 kilogram di Polres Metro Jakarta Selatan.

“Khusus Polda Metro Jaya selama tahun 2020 dari bulan Januari sampai saat ini ada 2.894 kasus narkotika dengan tersangka juga sangat besar sampai 3.586 kasus tersangka,” kata Nana.

Ia menyebut, dari total tersebut sebanyak 632 kilogram ganja, 516 kilogram sabu, 109.993 butir ekstasi serta 92.275 happy five telah diamankan pihaknya.

“Ini memang cukup besar dan memang tingkat peredaran narkoba di wilayah hukum cukup besar,” sebutnya.

Dengan tingginya peredaran narkoba, pihaknya secara tegas akan memerangi para pelaku. Hal ini agar tak ada lagi peredaran barang haram tersebut di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Kami dari Polda Metro Jaya terus berkomitmen Jakarta harus zero narkoba dan kita tetap berkomitmen tidak ada ruang bagi narkoba, juga untuk menyelamatkan generasi muda dari ketergantungan narkoba. Hal ini akan terus kami gelorakan perang terhadap narkoba,” tegasnya.