Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di NTT Minim Alat Pelindung Diri

LIGACAPSA –  Di tengah wabah Covid-19 yang melanda Indonesia, pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengakui kekurangan sejumlah alat kesehatan.

Persediaan alat-alat kesehatan terutama Alat Pelindung Diri (APD) dan Viral Transport Medium (VTM) sangat terbatas di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dominikus Minggu Mere mengungkapkan, minimnya ketersediaan kedua alat tersebut terjadi di sejumlah provinsi di Indonesia termasuk NTT.

“Beberapa waktu yang lalu, kami berkoordinasi dengan Bapak Sekjen Kementerian Kesehatan. Kami sudah sampaikan permintaan dari Nusa Tenggara Timur,” ujarnya, Senin (23/3).

Menurut Dominikus, walaupun saat ini Nusa Tenggara Timur masih dinyatakan negatif Covid-19 walau eskalasi ODP terus meningkat, namun ketersediaan sarana prasarana kesehatan seharusnya bisa diantisipasi dari sekarang.

“Kita harus antisipasi dari sekarang dan ketersediaan APD menjadi hal mutlak yang dibutuhkan teman-teman paramedis,” jelasnya.

Menurutnya, Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan APD.

“Mudah-mudahan, sekembalinya pesawat TNI dari China, kebutuhan APD kita ini secepatnya bisa disiapkan bukan hanya di Nusa Tenggara Timur tetapi seluruh Indonesia,” harapnya.

Sementara terkait ketersediaan Viral Transport Medium, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balitbangkes agar secepatnya dikirimkan ke Kupang.

Data yang diterima media ini menyebutkan, selain APD dan VTM, petugas kesehatan juga kekurangan Thermal gun, Gown, Google, Masker bedah, Masker N-95, Cap atau Penutup kepala, Handschoen, dan Sepatu boot.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Posko Penanggulangan Covid-19, membuka call center melalui nomor ponsel: 08113827710.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *