Rayakan Ultah Pernikahan ke-2, Meghan Markle dan Pangeran Harry Siapkan 250 Ribu Paket Makanan

LIGACAPSA  Kehidupan Meghan Markle dan Pangeran Harry tiada henti menjadi sorotan. Salah satunya ketika pasangan ini menjanjikan uang yang dihasilkan dari siaran pernikahan mereka untuk membantu lembaga amal Feeding Britain.

Dilansir dari The Sun, Rabu (20/5/2020), terungkap sumbangan mereka sebesar 90 ribu

Pound sterling atau setara Rp1,6 miliar telah membantu menyediakan 250 ribu makanan untuk warga Inggris yang berjuang selama lockdown diberlakukan.

Dukungan murah hati Duke dan Duchess mencakup biaya untuk mendistribusikan 250

ribu makanan di seluruh jaringan kami,” kata Andrew Forsey, direktur lembaga amal kepada The Sun.

Forsey menambahkan, semua makanan tersebut didistribusikan melalui respons

makanan darurat pihaknya selama lockdown di tengah pandemi corona Covid-19 yang diberlakukan di Inggris.

Seorang juru bicara orangtua Archie ini sebelumnya mengatakan Pangeran Harry dan Meghan Markle senang uang tersebut akan menuju pada tujuan yang besar.

Seperti yang diketahui, Meghan dan Harry mengikat janji suci pernikahan pada 19 Mei 2018 di Kapel St. George di Windsor Castle.

Mereka dikabarkan mengatakan kepada Uskup Agung Canterbury, Presiden Feeding

Britain, bahwa mereka ingin uang itu disalurkan ke badan amal setelah sekolah-sekolah Inggris tutup pada Maret lalu

Publikasi melaporkan bahwa setiap keuntungan berlebih dari siaran pernikahan BBC

mereka yang ditonton oleh lebih dari 18 juta orang di Inggris, selalu akan disumbangkan ke badan amal pilihan pasangan itu.

Meghan dan Harry dilaporkan diberi tahu soal 90 ribu Pound sterling ketika krisis corona Covid-19 dan ingin mendukung badan amal Uskup Agung Canterbury.

Forsey menyebut sumbangan itu akan memungkinkan badan amal menjaga sarapan, makan siang, dan makan malam di atas meja puluhan ribu anak di seluruh jaringannya.

Dukungan luar biasa murah hati yang kami terima dari Duke dan Duchess memungkinkan program makanan darurat kami untuk membawa bantuan yang sangat

dibutuhkan dalam bentuk ratusan ribu makanan kepada begitu banyak keluarga selama masa-masa yang sangat sulit ini,” jelas Forsey.

Badan amal ini bekerja di 12 wilayah di Inggris dan juga mendirikan di London dan

Skotlandia sejak krisis corona Covid-19 mulai menjalankan program makanan darurat mereka untuk yang membutuhkan.