103 Personel Amankan TPS Rutan Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya menyiapkan 2 tempat pemungutan suara khusus untuk para tahanan. Personel yang berjaga mulai dari personel kepolisian yang biasa menjaga rumah tahanan hingga Brimob.

“Kalau kita full anggota saya 103 orang full ada dari pengamanan plotting, dari anggota Krimsus juga ada, Brimob juga,” kata Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas kepada wartawan di rumah tahanan, Direktorat Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Barnabas mengatakan TPS di Polda Metro ini juga dijaga oleh petugas KPPS. Petugas dari Polda Metro sendiri yang ikut menjaga sudah mendapat pelatihan dari KPU.

“Untuk hari ini, semua sudah siap, petugas dan fasilitas untuk pemungutan suaranya sudah siap. Petugas sudah dapat pelatihan dari KPU, pelatihan simulasi dan sebagainya,” kata Barnabas.

Selain itu, untuk pantauan di rutan gedung Krimum Polda Metro Jaya sendiri, sejak pukul 07.30 WIB para tahanan sudah dikeluarkan. Mereka terlihat mengantre untuk ikut mencoblos.

Para tahanan mengenakan pakaian berwarna oren. Polda Metro sengaja membuat TPS di dalam rutan bukan di halaman Polda Metro Jaya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Di luar repot, ini tahanan ya keamanannya, antisipasi keamanannya itu gitu,” ungkap Barnabas.

Diketahui, sebanyak 538 tahanan yang mendekam di rutan Polda Metro Jaya sudah terverifikasi oleh KPU dan diperbolehkan ikut mencoblos. Pencoblosan di rutan sendiri dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB.