Polisi limpahkan kasus nelayan penangkap kepiting kecil ke DKP DIY

BERITA UNIK- Kasus penangkapan kepiting berukuran kecil yang dilakukan oleh Tri Mulyadi, seorang nelayan asal Samas, Kabupaten Bantul, DIY memasuki babak baru. Kasus yang tadinya ditangani oleh Ditpolair Polda DIY ini dilimpahkan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY untuk ditindaklanjuti.

Kepala DKP DIY, Bayu Mukti Sasongka mengatakan paska gelar perkara akhirnya diputuskan untuk dilimpahkan dari polisi ke pihaknya. Paska pelimpahan, kata Bayu, pihaknya yang akan menindaklanjuti kasus Tri Mulyadi yang menangkap kepiting tak sesuai aturan yaitu berukuran di bawah 200 gram.

Bayu menerangkan nantinya kasus Tri Mulyadi ini tidak akan dilanjutkan ke proses selanjutnya. Nantinya, pihak PPNS akan melakukan pembinaan kepada Tri Mulyadi.

“Kalau sudah diserahkan berkas perkaranya semua dengan barang buktinya berarti sudah diserahkan ke PPNS ini. Artinya (kasus) tidak jadi dilanjutkan proses berikutnya. (Pembinaan) bisa juga sanksi sosial contohnya kalau nyetrum di sungai hukum adatnya kalau dapatnya 1 kilogram harus melepas 10 kilogram. Ada di suatu daerah seperti itu. Biar nantinya hukuman adat bukan hukuman yang nanti memberatkan. Nanti PPNS yang merumuskan lagi,” jelas Sasongka.

Sedangkan menurut Kepala Seksi Sumber Daya Ikan (SDI) DKP DIY, Supanto paska pelimpahan tersebut, pihaknya akan mempelajari berkas perkara yang ada untuk merumuskan pembinaan yang tepat tanpa menghilangkan unsur efek jeranya.

“Status tersangka mustinya sudah dicabut. Diberita acara kan sudah ada itu. Gelar perkara sudah merupakan kesepakatan dari unsur Inspektorat Polda, dari unsur Polair, dari kami. Prinsip urusan di sana selesai dan diserahkan ke dinas teknis dalam hal ini PPNS DKP. Kita unsur pembinaan oke. Unsur jera oke. Dia sebagai nelayan juga harus tahu aturan-aturan sebagai nelayan. Jenis ikan, ukuran, dan cara tangkap. Ini yang perlu kita bina lebih lanjut,” papar Supanto.

Sementara itu, Kasi Penindakan Ditpolair Polda DIY, Kompol Fajar Pamuji menjelaskan bahwa untuk penindakan lebih lanjut dari kasus Tri Mulyadi selanjutnya akan diambil alih DKP DIY. Penanganan, lanjut Fajar, akan dilakukan oleh DKP DIY yang berkoordinasi dengan Korwas PPNS dari Polda DIY.

“Kasus ini kita limpahkan ke DKP. Dari kita berkas sudah siap sudah jadi untuk diserahkan ke kejaksaan. Namun dari hasil gelar perkara kemarin bahwa kasus ini kita limpahkan ke DKP dan penanganan lebih lanjut ke DKP,” tutup Fajar.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Tri Mulyadi harus berurusan dengan hukum karena menangkap kepiting berukuran di bawah 200 gram. Atas perbuatannya, Tri Mulyadi terancam denda Rp250 juta setelah kedapatan menangkap kepiting yang tidak sesuai ketentuan yaitu di bawah berat 200 gram.

Tri Mulyadi ditetapkan tersangka karena dianggap melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 45/2009 tentang Perikanan. Selain itu dalam Peraturan Menteri Nomor 56 Tahun 2016 juga diatur bahwa penangkapan kepiting harus di atas 200 gram.

Caption: Tri Mulyadi, nelayan yang ditetapkan sebagai tersangka karena tangkap kepiting berukuran kecil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *