Mahasiswa Undip tampilkan tari Semarangan kumpulkan donasi Rp 300 juta untuk Palu

LIFESTYLE- Puluhan mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tergabung dalam Kadersurau mengadakan aksi peduli bencana Palu-Donggala dengan menampilkan tarian gado-gado khas tradisional Jawa di Kawasan Simpang Lima, Semarang, Minggu (7/10).

Dalam aksinya tari yang dibawakan tiga mahasiswi membawakan tari Jawa khas Semarangan justru menjadi perhatian pengunjung yang lewat. Pengunjung tertarik dengan aksinya sebab lewat kreasi, tidak hanya meminta namun juga menyuguhkan tarian bagian ikut melestarikan budaya.

“Tidak hanya tari Jawa khas Semarangan seperti tari Gambang Semarang, dan tari gado-gado. Inti dari tari itu yakni seorang gadis remaja yang sedang senang-senang bersolek,” kata pendamping aksi Kadersurau, Ace Rahmad saat diwawancarai di lokasi.

Dia menyebut, dengan aksi ini ditujukan untuk membantu saudara yang terkena bencana di Palu. Mengingat, warga yang datang melihat terlihat antusias menonton tarian yang dipertunjukkan oleh mahasiswi. Mereka tertarik dan tergerak hatinya untuk menyumbang.

“Ini merupakan aksi untuk solidaritas bagi saudara kita. Melalui penampilan tari kreasi bisa sekaligus galang dana untuk saudara kita yang sedang kena bencana, dan perkenalkan tari ke masyarakat,” ungkapnya.

Saat ini, dana yang terkumpul sekitar Rp 300 juta, termasuk dari cabang-cabang yang lain juga. “Rp 300 juta akan dikumpulkan secara nasional, setelah itu kirim ke Palu Donggala,” jelasnya.

Ace berharap semoga kepekaan kita terhadap lingkungan semakin tumbuh, sehingga kita dapat membantu antar sesama. “Intinya, semoga apa yang kita lakukan saat ini bisa membantu masyarak yang ada di Palu dan Donggala,” kata Ace.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *