Politisi PDIP sebut Ratna Sarumpaet gangguan jiwa

 Seputar Ligacapsa – Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Aria Bima ikut berang dengan kebohongan yang dilakukan oleh aktivis Ratna Sarumpaet. Menurut anggota DPR RI asal Kota Solo ini, perbuatan semacam itu hanya bisa dilakukan oleh orang yang tidak sehat jiwanya.

“Kebohogan semacam itu, hanya dilakukan oleh orang yang tidak sehat jiwanya. Maka dari itu, saya mengajak semua pihak untuk menghilangkan adanya kebohongan-kebohongan seperti itu,” ujar Bima seusai menghadiri acara konsolidasi relawan Pro Jokowi (Projo) di Karanganyar, Sabtu (6/10).

Bima berpesan kepada times Jokowi-Ma’ruf, agar jangan sampai orang yang tidak sehat jiwanya menggunakan media politik. Khususnya kampanye untuk membuat kontestasi menjadi karut marut, hoaks dan fitnah.

Aria Bima menilai, kebohongan yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet, membuat orang tidak cerdas. Ia mengajak seluruh pihak untuk tidak menjadi seperti Ratna Sarumpaet dan menyebarkan kebohongan.

“Saya tidak ingin ada Ratna Sarumpaet di lingkaran pak Prabowo dan di lingkaran pak Jokowi. Orang-orang yang sehat jiwanya sehat pikirannya harus ada di lingkaran pak Prabowo dan di lingkaran pak Jokowi,” tandasnya.

Apa yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet, lanjut Bima, sudah termasuk gangguan kejiwaan, karena menggunakan media politik untuk berbohong.

“Apa yang dilakukan itu menyangkut 147 penduduk Indonesia, juga menyangkut keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurut saya sulit tidak mengatakan itu (gangguan kejiwaan). Mohon maaf ya ada sesuatu yang konstruksi kejiwaannya kurang pas dan itu dieskpresikan dalam media politik nasional. Pak prabowo sangat malu, sangat dipermalukan,” tegasnya.

Seperti diketahui, Ratna mengaku dipukuli di Bandung dengan bukti wajah penuh lebam. Setelah diselidiki polisi, rupanya luka lebam bukan karena dipukuli, tetap akibat operasi plastik. Ratna pun akhirnya mengakui berbohong.

Akibatnya dia ditetapkan tersangka oleh polisi. Dini hari tadi. polisi resmi menahan Ratna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *