Jelang kampanye Pemilu 2019, Polrestabes Surabaya sikat 290 bandit jalanan

KRIMINAL-¬†Jelang masa kampanye Pemilu 2019, Polrestabes¬†Surabaya, Jawa Timur mulai ‘bersih-bersih’ lewat Operasi Sikat Semeru 2018 yang digelar mulai 5-16 Sepetember. Setidaknya dalam kurun waktu 12 hari itu, 290 bandit jalanan yang terlibat 275 kasus berhasil diamankan.

Rinciannya, 106 tersangka terlibat 126 kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), 98 tersangka dari 84 kasus Curas, 65 tersangka dari 46 kasus Curanmor, 17 tersangka kasus sajam dan kepemilikan senjata api, serta 4 tersangka 2 kasus premanisme.

“Pengungkapan ini didominasi kasus Curat. Konsentrasi kita kejahatan jalanan, karena ini sangat mengganggu dan merugikan masyarakat,” terang Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, Selasa (18/9).

Selain mengamankan ratusan tersangka yang terlibat ratusan kasus jalanan itu, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti kejahatan di antaranya; 2 unit mobil, 31 unit motor, 32 handphone, 7 senpi jenis Airsoft Gun dan gotri 14 bungkus, uang tunai Rp 22.732.000, serta beberapa peralatan sarana kejahatan lainnya.

Perwira tiga melati di pundak ini juga menjelaskan, tujuan dari giat Operasi Sikat Semeru 2018 Sat Reskrim dn Polsek Jajaran ini adalah untuk menekan angka kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan serta menjaga suasana kondusif di Kota Surabaya jelang Pemilu 2019.

“Operasi ini kita lakukan jelang Operasi Mantab Brata Semeru 2018. Yakni operasi untuk pengamanan Pemilu 2019,” ungkapnya.

Di tempat sama, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menambahkan, pihaknya akan terus melakukan operasi untuk menindak tegas para pelaku jalanan di Surabaya, khususnya jelang masa kampanye Pemilu 2019, yang sesuai jadwal dilakukan pada 23 Sepetember.

“Kami tidak segan bertindak tegas apabila para penjahat jalanan ini mengganggu kenyamanan masyarakat,” tegas Sudamiran.