Kebakaran hutan Gunung Guntur capai 8 hektare

PERISTIWA- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Garut menyebutkan sekitar delapan hektare areal hutan hangus akibat kebakaran hutan di Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (17/8) malam.

“Perkiraannya (hutan terbakar) kurang lebih delapan hektare,” kata Kepala Seksie Wilayah V Garut, BKSDA, Purwantono di Garut, seperti dilansir Antara, Sabtu (18/8).

Ia menuturkan, areal hutan yang terbakar itu berlokasi di Blok Naringgul kawasan Kamojang komplek Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler.

Kebakaran di hutan Gunung Guntur tersebut, kata dia, baru diketahui sekitar pukul 18.00 WIB, selanjutnya petugas gabungan berupaya memadamkannya agar tidak meluas ke areal hutan lainnya.

“Hampir lima jam, sekitar jam 22.15 WIB api berhasil dipadamkan,” katanya.

Terkait penyebab kebakaran hutan, Purwantono menyatakan, belum tahu karena masih dalam penyelidikan petugas di lapangan.

“Belum tahu pak, masih dalam penyelidikan,” katanya.

Ia menambahkan, jajarannya bersama petugas terkait lainnya terus melakukan patroli untuk mengantisipasi kebakaran hutan susulan.

Ia mengimbau seluruh pihak untuk menjaga hutan dan tidak menyalakan api di kawasan hutan karena dapat memicu kebakaran hutan.

“Antisipasi yang sudah kami lakukan di antaranya patroli pengamanan kawasan,” katanya.

Sebelumnya, kebakaran melanda kawasan hutan Gunung Guntur dan menghanguskan pohon pinus, kaso, kaliandra, semak belukar, rumput dan alang-alang.

Kebakaran di hutan Gunung Guntur tersebut sudah kesekian kalinya selama musim kemarau 2018 melanda Kabupaten Garut.