15 Calon jemaah calon haji asal Jateng dan DIY meninggal dunia

PERISTIWA- Hingga hari ini, Minggu (12/8), total calon jemaah haji (CJH) asal Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang meninggal dunia mencapai 15 orang. Sebanyak 14 jemaah wafat di tanah suci dan 1 lainnya meninggal di tanah air usai mendapatkan perawatan di RSUD dr Moewardi, Solo.

Kasubbag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Afief Mundzir mengatakan, total calon jemaah haji yang sudah masuk Embarkasi Solo sebanyak 84 kloter atau sebanyak 29.491 jemaah. Sebanyak 82 kloter atau 28.740 jemaah diantaranya sudah diberangkatkan ke tanah suci. Sementara yang sudah tiba di tanah suci sebanyak 81 kloter atau 28.387 jemaah.

“Total calon jemaah haji yang sakit sebanyak 5 jemaah, 2 jemaah dirawat di RSUD dr Moewardi, Solo, 1 jemaah dirawat di RS TNI AU, dan 1 jemaah dirawat di Poliklinik Asrama. H73Total CJH yang wafat di tanah air sebanyak 1 jemaah dan yang wafat di tanah suci ada 14 jemaah,” jelasnya.

Afief menambahkan, hingga siang ini, Embarkasi Haji Solo telah memberangkatkan 85 kloter dari 95 kloter yang dijadwalkan. Kloter terakhir atau 95, akan diberangkatkan tanggal 14 Agustus pukul 13.00 WIB.

Berikut nama CJH Embarkasi Solo yang wafat :
1. Sunarto Sueb Sahad (57), kloter 15 asal Kabupaten Brebes.
2. Siti Aminah Rasyip (57), kloter 15 asal Kabupaten Batang.
3. Supriyati Teguh
Adam (51), kloter 5 asal Kabupaten Batang.
4. Abdullah Nuur Sidik (72), kloter 13 asal Bulukamba, Kabupaten Brebes.
5. Soejatmin Siswo Taruno (86) kloter 26, asal Sleman, Yogyakarta.
6.Jamiatun Waridin Suratman (66), kloter 52, asal Blora.
7. Mukti Wibowo Martono (69), kloter 11 asal Kabupaten Pemasangan.
8. Supriyanto Suripan Podo (59), kloter 53, asal Kabupaten Blora.
9. Muhtarom Muh Yasin Mursid (82) kloter 34 asal Kabupaten Temanggung
10. Busari Kasihan Nasib (63) kloter 4 asal Kabupaten Batang.
11. Sikan Purwoprayitno Madjasa (78), kloter 16 asal Kabupaten Kebumen.
12. Jasmo Karmaini Sarana (58), kloter 61, asal Kabupaten Pati.
13. Triyanto Citro
Sukarto (57), kloter 44 asal Kabupaten Klaten.
14. Hardjono Harjo Utomo (69) kloter 59 asal Kabupaten Jepara.
15. Soeprat Moeri Karya (69) kloter 54 asal Kabupaten Kudus.