Pabrik air zamzam palsu beromzet Rp 1 miliar dibongkar polisi di Batang

PERISTIWA-  Polisi mengamankan ribuan air zamzam diduga palsu beromzet Rp 1,8 miliar. Ribuan barang bukti disita dari rumah dikontrak CV moya Janna di Jalan Blasi Pagilaran Nomor 6 RT 3 RW 1 Desa Blado, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Dua tersangka diamankan yakni Y (37), E (54). Dua tersangka ini diduga ikut serta memproduksi dan mengedarkan air minum dalam kemasan plastik 5 liter merek Al Lattul Water, 10 jerigen ukuran 5 liter, dan kemasan botol ukuran 330 mililiter.

Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono mengatakan, penyitaan air zamzam ini merupakan hasil sigap petugas satgas pangan. Di mana musim haji 2018 banyak ditemukan penjual air zamzam di Jawa tengah.

“Jadi ini hasil lidik petugas di lapangan jelang Idul Adha. Tidak hanya penindakan air zamzam, tapi juga lidik terhadap sapi glonggongan yang diduga untuk kurban,” kata Condro Kirono saat gelar perkara di Ditreskrimsus Polda Jateng, Rabu (8/8).

Condro menjelaskan, dari hasil penyidikan dua tersangka ini sudah melakukan aksinya sejak 2017 dengan omzet miliaran rupiah. “Oktober kemarin. Satu bulan bisa kirim hingga 30 kiriman air zamzam palsu, sebulan. Untuk total tiga bulan terakhir sebanyak 1.100 dus air minum dalam kemasan senilai Rp 330 juta,” ujar dia.

Polisi masih menyelidiki pendistribusian air zamzam kelompok ini. Namun dari keterangan tersangka air zamzam palsu ini dikirim ke Jawa barat.

“Semua barang dikirim Bandung. Meski tidak diedarkan ke Jateng petugas tetap melakukan pengecekan di setiap toko-toko perlengkapan haji,” pungkas Condro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *