Era digital memudahkan tetapi harus waspada kejahatan siber

TEKNOLOGI- Di era digital saat ini, tak jarang semua kebiasaan masyarakat berubah. Mulai dari memesan makanan hingga melakukan transaksi perbankan. Barangkali yang awalnya mengandalkan ATM untuk bertransaksi, maka saat ini bisa dikendalikan melalui smartphone.

Bahkan, Direktur TI BRI, Indra Utoyo menganalogikan di era serba digital perangkat mobile laiknya ‘cabang’ perusahaan. Maksudnya semua kebutuhan konsumen bisa diakses melalui perangkat mobile seperti halnya ketika datang di sebuah kantor cabang.

“Karena semuanya bisa dilakukan di perangkat mobile,” jelasnya saat konferensi pers kerja sama dengan BlackBerry dan Telkomsel di Jakarta, Rabu (8/8).

“Ke depan mungkin ATM hanya digunakan untuk mengambil uang saja,” tambahnya.

Meski memudahkan, keamanannya pun harus terjamin. Pasalnya, semakin berkembangnya teknologi tak bisa ditampik muncul kejahatan-kejahatan yang lebih baru. Mengancam keamanan transaksi dan data pelanggan melalui teknologi.

Berdasarkan data Verizon tahun 2017, serangan ransomware diproyeksikan akan lebih ganas dibandingkan tahun sebelumnya. Tujuan yang diincar adalah organisasi bisnis. Biaya untuk memulihkannya pun bisa mencapai USD 11.5 miliar per tahun.

Terkait hal itu, BRI pun menyadari ancaman tersebut. Maka, mereka pun menggandeng BlackBerry Enterprise untuk mengamankan sistemnya dari kejahatan siber.

Menurut Indra, sebetulnya kerja sama dengan BlackBerry Enterprise sudah cukup lama. Tepatnya pada kuartal pertama tahun 2018. Pihaknya pun merasa senang dengan hasil kerja sama itu sehingga memutuskan untuk melakukan kerja sama kembali.

“Jadi kerja sama ini untuk melindungi perangkat kerja staf kami terutama untuk account officer (AO) . Sistem keamanan BlackBerry ada di belakang aplikasi yang digunakan 34.000 AO kami,” katanya.

Sayangnya, Indra tak menjelaskan secara rinci nominal investasi kerja sama yang baru dengan BlackBerry Enterprise. Sebagaimana diketahui, BlackBerry Enterprise merupakan perangkat lunak yang dikhususkan untuk kemananan sistem TI.