Sebelum dibunuh, sopir taksi online sampat traktir makan salah satu pelaku

Berita Terkini – Tersangka pembunuh sopir taksi online, Suharto alias Alex, sudah ditangkap Polres Sumedang. Salah seorang tersangka mengungkap kisah mengejutkan.

Seperti diketahui, polisi sudah menangkap dua dari tiga tersangka dalam kasus pembunuhan ini. Mereka adalah L dan R. Sementara T masih dalam pengejaran.

Saat gelar perkara dilakukan oleh Polres Sumedang, R mengaku sempat ditraktir makan oleh Alex di daerah Subang setelah merampungkan perjalanan dariĀ Jakarta.

Setelah itu, pemuda yang terlihat belum genap berusia 30 tahun itu mengaku tidak tahu bahwa akan ada pembunuhan ketika mereka akan kembali melakukan perjalanan dari Subang menuju Cikampek.

Di tengah perjalanan itu, T yang saat ini masih buron menyuruh korban untuk menepi. Di saat itu pula, R mengaku diinstruksikan untuk memegangi tubuh pelaku.

“Saya gak tau bakal ada pembunuhan. Saya sempet dibayarin makan sama sopir,” katanya.

“(Saat penganiayaan) saya disuruh megangin (tubuh korban) aja. Lalu saya disuruh mukul. Dua kali saya pukul korban di bagian kepala. Saya dipaksa (oleh T). Kalau enggak, saya juga dibunuh,” jelasnya sambil terbata-bata, Selasa (7/8).

Akhirnya jasad Alex yang sudah tidak bernyawa dibuang di daerah Sumedang. Para tersangka berhasil membawa mobil korban.

Namun, selang beberapa hari polisi berhasil mengungkap kasus tersebut dan menangkap mereka di wilayah Indramayu pada Minggu (5/8).

Para tersangka ditangkap setelah polisi mengembangkan penemuan jasad pria bernama Suharto alias Alex di sebuah lahan perkebunan milik Perhutani, Jalan Buah Dua – Sanca Blok Cinbo, Dusun Gendereh, Desa Gendereh Kecamatan Buah Dua Kabupaten Sumedang pada Selasa (31/7/2018).

Tubuh jasad penuh dengan luka lebam dan memar di bagian kepala belakang, muka, tenggorokan, dada dan luka gores di bagian punggung. Korban diketahui beralamat di Kelurahan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat.