Menkominfo sambut gembira peluncuran satelit Merah Putih

TEKNOLOGI- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, menyampaikan negeri ini membutuhkan supply layanan dari teknologi satelit. Sebab, kondisi Indonesia dengan banyak kepulauan tak bisa dimungkiri butuh teknologi tersebut. Maka dari itu, ia berharap terhadap pelaku di industri satelit untuk dapat memenuhi kebutuhan satelit.

“Kita masih butuh banyak kapasitas layanan dari satelit. Ini karena kebutuhan akan layanan satelit berkembang,” jelasnya saat menyampaikan sambutannya di sela-sela acara peluncuran satelit Merah Putih Telkom, Selasa (7/8).

Oleh sebab itu, ia menyambut gembira kala Telkom meluncurkan satelit Merah Putih. Menurutnya, peluncuran satelit ini bermakna strategis. Apalagi peluncuran satelit milik Telkom ini bakal menjadi milestone bagi Indonesia.

“Saya yakin ke depan, Telkom akan meluncurkan satelit-satelit baru dengan tentunya teknologi yang baru. Selamat atas peluncuran satelit Merah Putih untuk Telkom,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, persiapan satelit Merah Putih ini telah dilakukan 28 bulan yang lalu dan melibatkan sumber daya manusia dari Telkom Indonesia untuk belajar tentang satelit. Dari sisi biayanya, proyek peluncuran satelit ini hanya menghabiskan USD 165 juta atau setara Rp 2,38 triliun (Rp 14.475/USD), sudah termasuk biaya asuransi sebesar USD 10 juta.

Satelit yang ditujukan untuk mengganti Telkom 1 ini, membawa 60 transponder aktif yang terdiri dari 24 transponder C-Band dan 12 transponder Extended C-Band yang akan melayani wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, serta 24 transponder C-Band yang akan menjangkau kawasan Asia Selatan. Satelit ini mengandalkan platform SSL 1300 dengan usia desain 16 tahun.

Pembangunan Satelit Merah Putih melibatkan 2 perusahaan Amerika Serikat, yakni SSL sebagai pabrikan pembuat satelit serta SpaceX sebagai perusahaan penyedia jasa peluncuran satelit.

SSL adalah manufaktur satelit yang ternama dan berhasil menuntaskan pembangunan Satelit Merah Putih lebih cepat dari jadwal. Selanjutnya Satelit Merah Putih akan diluncurkan menuju slot orbitnya menggunakan Roket Falcon 9 milik SpaceX.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *