3 Polisi gadungan ditembak usai rampok pengojek online di BSD

KRIMINAL- Polisi menembak perampok bersenjata api yang kerap beraksi di wilayah Tangerang Selatan, Banten. Para pelaku mengaku sebagai anggota polisi narkoba yang menangkap korban dalam setiap aksinya.

Pelaku kemudian menggasak harta hingga kendaraan milik korban. Korban terakhir dari Dwi Andriansyah (24), Billy Darmawan (28) dan Andi Juan (33), ini seorang pengemudi ojek daring.

“Terungkapnya ini setelah kami mendapati laporan dari korban, yang oleh pelaku dibuang di pinggir Tol BSD setelah harta benda yang ada pada diri korban sampai kendaraan sepeda motor dirampas,” kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangsel, Selasa (7/8).

Ferdy mengatakan, ketiga pelaku mengincar calon korban seperti pemotor dan orang tengah nongkrong di pinggir jalan. Setelah mendekati calon korbannya pelaku melancarkan aksinya.

“Kemudian didekati dan langsung dimasukkan pelaku ke dalam mobil. Di mobil tersebut, korban dalam keadaan dilakban mata dan tangannya, kemudian dianiaya dan dirampas harta bendanya dengan kondisi mobil berjalan,” kata Ferdy.

Dari pengakuan pelaku, ketiganya ini sudah melakukan aksinya di Pagedangan, Cisauk dan Serpong, dengan modus mengaku-ngaku sebagai anggota Narkoba Polres Tangsel. Polisi menyita satu mobil rental Xenia, pisau, dan senjata airsoft gun.

“Para pelaku dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun,” tandasnya.