Komplotan Ini Beli Rumah dari Hasil Menipu Modus Hipnotis

Berita Terkini – Tiga pelaku penipuan dengan modus hipnotis yang mengaku sebagai WN Singapura sudah sering beroperasi. Dari hasil penipuan ini, komplotan tersebut sudah bisa membeli rumah.

“Setelah kita kembangkan, hasil kejahatan yang sindikat peroleh, dia sudah bisa beli rumah,” kata Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indardi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (3/8/2018).

Ketiga pelaku adalah Teddy Setiawan, Dony Dana alias Salim, dan Rudi Melalo. Mereka ditangkap tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada 1 Agustus 2018.

“Setelah kita periksa, tersangka mengaku sudah lakukan 11 kali, salah satunya di Jakbar, juga ada video viral ibu-ibu ditipu oleh WN Singapura,” ungkapnya.

Barang bukti hasil penipuan modus hipnotis

Para pelaku ditangkap atas penipuan terhadap seorang ibu bernama Hanah beberapa waktu lalu. Hanah saat itu didatangi oleh para pelaku, kemudian berpura-pura menanyakan alamat.

Kepada korban, salah satu pelaku mengaku sebagai WN Singapura. Korban kemudian digiring ke dalam mobil para pelaku, lalu dibawa ke sebuah bank di kawasan Cipulir, Kebayoran Baru, Jaksel.

“Terus dia (pelaku) bilang bisa¬†nukar¬†uang, akhirnya dia (korban) sepakat masuk mobil dan diyakinkan ada tersangka ketiga yang meyakinkan dan mengaku petugas karyawan bank. Lalu berangkatlah dia ke bank di Cipulir, kemudian para tersangka menyerahkan 14 lembar uang Singapura, dia bilang uangnya kalau ditukar itu Rp 140 juta,” lanjutnya.

Selanjutnya, korban mengambil uang di bank dengan ditemani para pelaku. Setelah itu, uang tersebut diberikan kepada para pelaku.

“Terus korban punya uang Rp 40 juta dan dia menyerahkan ke tersangka dan tersangka memberikan uang yang palsu itu sebanyak 14 lembar ke korban,” katanya.

Komplotan penipu bermodus hipnotis ditangkap polisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *