Berat lebih dari 1 ton, dua sapi kurban milik Jokowi berasal dari Agam

BERITA UNIK- Dua ekor sapi jenis simental asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menjadi hewan kurban Presiden Joko Widodo. Rencananya dua sapi itu akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah di Masjid Raya Sumbar di Padang.

Pelaksana harian (Plh) Dinas Pertanian Agam, Arief Restu mengatakan dua ekor sapi itu milik Datuak Palindih warga Arokan Riki, Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatangkamang. Sementara satunya lagi milik Efendi Rasyid warga Lundang Kecamatan Ampekangkek.

“Kedua sapi itu dengan berat di atas satu ton, dan sapi ini merupakan hasil budi daya mereka,” katanya seperti dilansir dari Antara, Sabtu (4/8).

Dia mengungkapkan, kedua sapi ini masuk sebagai sapi untuk kurban Presiden Joko Widodo. Karena ternak di kabupaten dan kota lain di Sumbar tidak ada yang melebihi berat dari kedua sapi itu.

Sementara postur tubuh dan panjang masuk sebagai syarat sapi yang dicari presiden. Ini berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan oleh tim dari Pemprov Sumbar pada Kamis (26/7).

“Tim dari Pemprov menyatakan kedua sapi itu masuk kriteria sapi kurban Presiden Republik Indonesia,” jelasnya.

Menjelang Idul Adha, tambahnya, tim dari Kementerian Sekretariat Negara akan melihat kedua sapi itu untuk memastikan sapi mana yang akan dipilih Setelah itu, sapi tersebut akan diperiksa kesehatannya oleh tim dari provinsi.

Sebelumnya, ternak di Agam juga terpilih sebagai sapi kurban Joko Widodo untuk masyarakat Sumbar pada 2017. Sapi itu milik Deswar (60), warga Jorong Tanjung Barulak, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatangkamang. Sapi dengan jenis simental itu dengan berat 1,2 ton dengan usia tiga tahun dan harga Rp62 juta.

“Ini suatu kebanggaan bagi kita karena sapi milik peternak Agam terpilih sebagai sapi kurban presiden,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *