Penyebab Yahoo Messenger tutup

Seputar Ligacapsa  – Dulu, Yahoo Messenger begitu dibutuhkan oleh masyarakat. Mudah dan praktis orang berkomunikasi lewat pesan instan. Tinggal ketik, mudah dan murah pesan itu sampai.

Zaman berubah. Banyak aplikasi lain yang melakukan inovasi. Secara berlahan, Yahoo Messenger mulai ditinggalkan penggunanya.

Yahoo Messenger resmi ditutup mulai 17 Juli 2018, setelah 20 tahun beroperasi. Pengguna masih bisa melihat riwayat obrolan selama menggunakan aplikasi YM. Caranya, dengan mengunduh riwayat obrolan Anda selama 6 bulan ke depan di situs permintaan unduhan tertentu. Nantinya, obrolan Anda akan dikirim melalui email.

Ditutupnya YM malah menggemparkan jagat media sosial, karena sudah banyak yang memiliki akun YM. Bahkan salah satu dari pengguna mengaku belum bisa bertemu dengan teman Yahoo Messengernya.

Menurut Yahoo, ditutupnya Yahoo Messenger sebenarnya untuk membuat dan memperkenalkan alat komunikasi yang lebih dibutuhkan oleh konsumen. “Kami tahu kami memiliki banyak penggemar setia yang telah menggunakan Yahoo Messenger sejak awal sebagai salah satu aplikasi obrolan pertama dari jenis yang lain. Karena mode komunikasi terus berubah, kami berfokus untuk membangun dan memperkenalkan alat komunikasi baru yang menarik yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen,” kata pihak Yahoo, seperti dikutp dari Engadget.

Yahoo pernah membuat versi baru dari Yahoo Messenger pada tahun 2015. Namun mereka meminta pengguna untuk beralih ke versi baru lagi pada tahun 2016, karena versi lama berhenti dan versi baru tak mendukung versi lama.

Musim panas lalu, raksasa telekomunikasi Verizon menutup akuisisi USD 4,5 miliar milik Yahoo. Sebagai bagian dari kesepakatan, Verizon menggabungkan Yahoo dengan AOL untuk membentuk sebuah media baru.

Namun pada 13 Juni 2017, Verizon mengumumkan menutup akuisisi Yahoo. Lalu Marissa Mayer, yang sempat menjadi CEO Yahoo juga mengundurkan diri dari pekerjaannya