3 Peran Zumi Zola dalam Kasus Suap Anggota DPRD Jambi

BERITA UNIK- KPK menemukan adanya keterlibatan Zumi Zola dalam kasus dugaan suap terhadap anggota DPRD Jambi. Zumi selaku Gubernur Jambi diduga berperan turut bersama-sama memberikan suap terkait pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017 dan 2018.

“(Berdasarkan) fakta-fakta persidangan dan didukung dengan alat bukti berupa keterangan saksi, surat, dan barang elektronik,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di kantornya, Selasa (10/7).

Diduga, peran Zumi dalam kasus ini ialah mengetahui dan menyetujui terkait uang ketok palu, meminta Plt Kadis PUPR Jambi ARN dan Saifuddin untuk mencari uang agar mendapat pengesahan Raperda APBD 2018 Jambi, serta melakukan pengumpulan dana dari Kepala OPD-OPD dan pinjaman pada pihak lainnya untuk diberikan kepada anggota DPRD Jambi.

“Dari dana terkumpul tersebut ARN melalui orang kepercayaannya telah memberikan kepada sejumlah Anggota DPRD Provinsi Jambi sekitar Rp 3,4 miliar,” ungkap Basaria.

Menurut Basaria, pihaknya sudah menerima uang Rp 700 juta yang tadinya dialokasikan untuk 7 anggota DPRD Jambi. Uang itu kemudian disita KPK dan akan dijadikan alat bukti.

Atas perbuatannya, Zumi Zola disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.