PKS setuju Anies Baswedan maju Pilpres 2019, tapi ada syaratnya

POLITIK-  Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyebut, pihaknya akan menerima sosok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju Pilpres 2019. Namun, dia menyebut hal itu harus melalui persyaratan yang ada, yakni berdasarkan musyawarah dengan partai koalisi yang ada.

“Selama itu keputusan musyawarah (terima Anies sebagai capres ataupun cawapres). Tapi bisa saja Prabowo-Aher (Ahmad Heryawan) ataupun Aher-Anies, bisa saja,” kata Mardani di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (9/7).

Kendati begitu, dia menyebut bersama partai koalisi belum menyatakan keputusan finalnya. Sebab berdasarkan presentase jumlah kursi yang dimiliki partai koalisi, sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih memiliki peluang untuk diusung.

Sedangkan untuk PKS dan PAN, kata dia, hanya mempunyai opsi lanjutan saja. “Paling besar Pak Prabowo 13 persen kursi dan PAN masing-masing tujuh persen, cukup kalau digabungkan. Kecuali partai-partai sepakat usung Mas Anies, karena dengan factonya siapa pemilik tiket, dialah yang paling menentukan,” ucapnya.

Sementara itu, Mardani menyatakan pihaknya masih akan tetap memperjuangkan sembilan nama capres dan cawapresnya saat dilaksanakannya musyawarah bersama dengan petinggi partai koalisi.

Sehingga apapun hasilnya nanti, lanjut dia, setiap partai koalisi harus menerima keputusan yang dihasilkan saat musyawarah.

“Semuanya akan dibawa saat satu musyawarah bersama. Kita bahas di atas meja, kita tidak ingin maju, tapi kita ingin menang,” ujar Mardani.