Prabowo lirik AHY jadi cawapres

Seputar Ligacapsa – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tengah melirik sosok calon wakil presiden dari kalangan muda. Ada beberapa nama yang masuk bidikan. Diantaranya Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Saya mengatakan kita pun melirik saudara AHY,” kata Prabowo di rumahnya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (6/7).

Prabowo mengungkapkan alasan mempertimbangkan menggaet cawapres dari generasi muda. Dia menyadari, tidak baik jika jarak usia antara calon presiden dan wakil presiden dengan pemilihnya terlalu jauh.

“Masalahnya adalah bahwa bagian dari para pemilih yang usia di bawah 45 tahun besar sekali. Jadi kalau antara pemilih dan calon di atas itu hubungan emosionalnya terlalu jauh, ini tidak baik juga,” ujarnya.

Dengan menggandeng cawapres dari generasi muda, dia berharap bisa menarik suara pemilih muda. Alasan lainnya, Prabowo ingin ada keterwakilan anak-anak muda dalam kepemimpinan nasional.

“Sehingga ada terwakili semangat generasi muda karena Indonesia ini milik anak-anak muda, kami ya harus menyiapkan. Kenapa kami masih di panggung. Karena kami tak rela melihat negara ini seperti ini,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Prabowo ingin membuka jalan bagi generasi muda untuk turut serta membangun bangsa dan negara Indonesia. Sehingga sosok cawapres dari generasi muda akan dipertimbangkan.

“Jadi kami ingin membantu menata membuka jalan bagi anak-anak muda. Kami tidak mau mewariskan kondisi dimana bangsa Indonesia tidak berdaulat. Saya menilai mungkin banyak orang today suka,” jelasnya.

Wacana duet Prabowo-AHY di Pilpres 2019 muncul usai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat menemui Prabowo di rumahnya, Kamis (5/7) malam. Prabowo mengklaim terbuka opsi berduet dengan AHY. Namun, wacana itu harus dibahas bersama 2 calon mitra koalisi Gerindra, yaitu PKS dan PAN.

“Saya sampaikan ke pak Syarief Hasan kita tidak ada masalah kita welcome. Tapi saya ingin, karena saya sudah terlanjur bekerja sama erat dengan PKS dan PAN berarti kita harus perlu ada konsensus karena kita ingin suatu koalisi yang kuat ke depannya,” ucapnya.

Mantan Danjen Kopassus ini menyinggung lagi soal Indonesia yang kehilangan kedaulatan, terutama di bidang ekonomi. Baginya, kemerdekaan Indonesia sia-sia jika rakyat miskin dan aset negara dikuasai asing.

“Tanpa kedaulatan ekonomi tidak Ada gunanya kemerdekaan. Kalau rakyat kita miskin, semua aset dikuasai orang asing, tidak ada gunanya kita merdeka. Jadi ini yang kita ingin adakan perubahan, ini ya ditangkap semua kandidat kita dimana-mana,” ucap Prabowo

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *