Partai Berkarya bidik 45 persen suara pecinta Soeharto pada Pemilu 2019

POLITIK- Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso mengatakan bahwa partainya akan membidik para pecinta pemerintahan Soeharto untuk memaksimalkan pundi-pundi suaranya di pemilu 2019 mendatang. Keinginan membidik suara pecinta Soeharto itu disampaikan oleh Priyo di Memorial Jendral Besar HM Soeharto di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Senin (11/6).

“Kami ingin merebut hati para pecinta Pak Harto. Ceruk itu secara nasional jumlahnya 45 persen. Dan itu mau kita rebut,” ujar Priyo.

Priyo mengatakan, Partai Berkarya tidak ragu-ragu mengatakan jika partai itu terilhami oleh kebaikan-kebaikan dan capaian dari pemerintah Soeharto. Bahkan ajaran Soeharto tentang trilogi pembangunan pun akan dilakukan Partai Berkarya.

“Kami tidak ragu-ragu untuk menyampaikan bahwa partai ini terilhami kebaikan-kebaikan ajaran Pak Harto tentang trilogi pembangunan. Tentang pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pemerataan pembangunan, kemudian stabilitas nasional,” kata Priyo.

Priyo mengklaim jika saat ini Partai Berkarya yang dipimpin oleh Hutomo Mandalaputra atau Tommy Soeharto banyak dilirik oleh tokoh-tokoh politik dari berbagai partai politik. Para tokoh politik dari berbagai partai politik ini sudah menyatakan dirinya untuk bergabung ke Partai Berkarya.

“Banyak (tokoh politik yang menyeberang ke Partai Berkarya). Cuman saya kode etik, akan diumumkan saat masuk dicaleg. Ada tokoh dari Golkar banyak, dari Demokrat ada, Gerindra ada, Hanura banyak, PDI Perjuangan ada, dari PPP banyak. Malah PPP banyak anggota legislatif tingkat provinsi, Dari PAN banyak sebagian akan kita tarik ke Caleg DPR RI,” ujar Priyo.

Priyo menambahkan para tokoh dari berbagai partai politik yang akan menyeberang ke Partai Berkarya ini mau bergabung karena pesona trah Soeharto yang ada di dalamnya. Ketertarikan itulah yang kemudian membuat para tokoh-tokoh pun memilih menyeberang.

“Satu karena terpesona dengan trah Soeharto. Yang lainnya ya karena platform bagus. Platform kita ada tiga, yaitu partai yang nasionalis, religius yang mengedepankan berkarya,” tandasnya.