Penembak jitu dikerahkan amankan jalur mudik rawan di Sumsel

BERITA UNIK–┬áBeberapa daerah di Sumatera Selatan menjadi prioritas pengamanan selama arus mudik dan balik lebaran tahun ini karena tergolong rawan kriminalitas. Penembak jitu atau sniper diturunkan agar membuat pemudik aman melintas di provinsi itu.

Daerah-daerah tersebut di antaranya perbatasan Kabupaten Ogan Komering Ilir-Lampung, Ogan Komering Ulu Timur-Lampung, Ogan Komering Ulu Selatan-Lampung, Lahat-Bengkulu, Musi Rawas Utara-Jambi, dan Musi Banyuasin-Jambi.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengungkapkan, selain penembak jitu Polda Sumsel mengerahkan 7.976 personel atau separuh kekuatan polda selama arus mudik tahun ini. Mereka bekerjasama dengan petugas dari instansi lain yang ditempatkan di 88 posko yang tersebar di provinsi itu.

“Untuk mengamankan daerah-daerah rawan kejahatan itu, kita turunkan sniper, ribuan polisi juga dikerahkan,” ungkap Zulkarnain usai apel Operasi Ketupat Musi 2018 di Palembang, Kamis (6/6).

Pengamanan juga diprioritaskan di titik-titik rawan kemacetan, seperti di sepanjang Jalan Lintas Timur Sumatera dan Lintas Tengah Sumatera. Koordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat agar pengaturan lalu lintas lebih efektif.

“Kita minta segera tanggulangi kemacetan sedikit pun biar lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Sumsel, Uzirman memastikan jalur mudik dan balik lebaran tahun ini akan berjalan lancar. Selain armada, kesehatan pengemudi juga akan diperiksa secara ketat sehingga tidak mengganggu kenyamanan penumpang.

“Dipastikan bus dan pengemudi laik jalan, sopir bebas narkoba dan alkohol. Kita koordinasikan dengan pihak lain di angkutan udara, laut, dan kereta api,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *