Dokter gadungan ditangkap di Denpasar usai kuras uang korban Rp 20 juta

KRIMINAL–┬áPolisi meringkus Ni Made Kunti (31) usai melakukan penipuan dengan berpura-pura menjadi seorang dokter. Dokter gadungan ini sudah melakukan penipuan sejak bulan Desember 2017, pada seorang korban yang bernama Ni Wayan Laksmi (66).

Modus pelaku mengaku sebagai dokter bedah dari Rumah Sakit Sanglah Denpasar pada korban. Kemudian, korban yang mengalami penyakit kanker percaya kepada pelaku dan akhirnya melakukan pengobatan selama berkali-kali di rumah korban di Jalan Imam Bonjol, Pemecutan Kelod Denpasar. Selain itu, saat ke rumah korban, pelaku memakai baju layaknya dokter sungguhan.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aan Saputra menyampaikan, selama korban diobati penyakitnya tidak kunjung sembuh. Sehingga, korban curiga dan mengecek nama yang bersangkutan ke Rumah Sakit Sanglah, ternyata tidak ada nama pelaku terdaftar sebagai dokter spesialis bedah sehingga korban merasa tertipu dan mengalami kerugian Rp 20 juta.

“Setiap pertemuan pelaku mendapat Rp 5 juta, dan pelaku sudah 4 kali pertemuan. Selain itu, korban juga melaporkan penipuan dengan modus bisa memasukan anaknya ke Kedokteran dengan membayar Rp 180 juta,” kata Aan, Selasa (15/5).

Dia juga menjelaskan, bahwa pertemuan pelaku dengan korban ini, saat dijalan ketika korban sedang menuju ke pernikahan keluarganya. Kemudian, korban dan pelaku berbincang lama sehingga korban mengungkapkan bahwa dirinya mengalami penyakit kanker.

“Pelaku mengatakan dirinya sebagia dokter dan bisa menyembuhkan penyakit korban. Akibat kejadian, penyakit korban tidak kunjung sembuh,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *