JK heran gimana hebatnya cuci otak sampai anak dilibatkan bom bunuh diri

Seputar Ligacapsa – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengutuk tindakan yang dilakukan para teroris yang terjadi di Mako Brimob, Polri, Depok dan peristiwa bom bunuh diri di Surabaya. Dia juga prihatin terkait kejadian tersebut.

“Yang kita sekarang menjadi sangat memprihatinkan dan sangat menyayangkan, dan tentu kita semua mau marah dan mengutuk apa yang terjadi dalam minggu yang lalu ini, minggu ini juga, teror bom baik yang ada di Jakarta (Depok) juga di Surabaya,” kata JK ketika memberikan sambutan acara Global Forum Asian Games 2018: Tahun Olahraga, Tahun Politik di Hotel Century di Hotel Century, Jakarta Pusat, Selasa (15/4).

JK juga menyayangkan para teroris melibatkan anak-anak mereka untuk melakukan penyerangan. Dia menilai, hal tersebut merusak seluruh bangsa.

“Karena itu kita tentunya sangat menyayangkan karena anak-anak dilibatkan. Jadi bagaimana hebatnya cuci otaknya dilaksanakan, itu yang merusak seluruh bangsa ini,” ungkap JK.

Seperti diketahui pelaku bom yang terjadi di tiga gereja Kota Surabaya adalah keluarga. Begitu juga di Mapolrestabes Surabaya yang melibatkan suami, istri dan anaknya.

JK juga turut berduka cita bagi korban serta keluarga yang ditinggalkan. Dan tentu, kata JK, para pelaku dapat mendapat ganjaran yang setimpal di akhirat. Dia menilai, orang yang melakukan bom bunuh diri tidak berfikir untuk mendapatkan uang melainkan mendapatkan surga.

“Saya ingin meyakinkan bahwa masuk surga tidak mungkin diperoleh semudah itu, membunuh orang tidak bersalah langsung masuk surga, pasti ujungnya masuk neraka yang seperti itu. Karena itulah balasannya pastilah Allah SWT pasti memberikan hukuman yang setimpal dari pada apa yang dilakukannya,” tegas JK. [rnd]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *