Jelang Ramadan, Kartika Putri ingin puasa dan lebaran di Mekah

Seputar Ligacapsa – Menjelang bulan Ramadan tentu segala sesuatunya harus segera dipersiapkan. Seperti yang dilakukan oleh Kartika Putri saat ini. Ia mengaku di Ramadan nanti dirinya tidak terlalu banyak mengambil pekerjaan.

“Persiapannya tahun ini beda dari sebelum-sebelumnya. Kalau tahun-tahun sebelumnya subuh ke subuh lagi, kerja pure kerja. Kalau tahun ini lebih santai, lebih mungkin jadi bintang tamu aja yang sesekali, terus juga gak ambil pekerjaan yang mengganggu tarawih gitu jadi lebih fokus aja sih. Lebih beda dari tahun-tahun sebelumnya. Kalau sebelumnya kan ngoyo nih persiapan udah, program-program apapun ayuk karena mikirnya rezeki, kalo sekarang lagi nikmatin masa hijrahnya dulu, lebih seneng dan dibilang mengurangi ya mengurangi waktunya kepotong banyak,” ucap Kartika Putri saat dijumpai di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (8/5).

Melihat keseriusannya untuk fokus beribadah, membuat Kartika berkeinginan untuk melakukan puasa di Mekah. Karena keinginannya tersebut, ia pun berusaha mengurus visa. Besar harapan Kartika untuk bisa melewatkan bulan Ramadan di Mekah.

“Bahagia banget pastinya seneng banget tenang banget terus apalagi setelah tau bahwa pahalanya tuh berlipat ganda pahalanya dilipat-lipatkan apalagi di sana suasananya Masyaallah lebih enak lebih tenang lebih seneng lebih fokus beribadah jadi kayak suka aja sih suka betah nyaman,” ucap Kartika.

Rencananya jika kesempatan itu dapat terlaksana, rencananya Kartika akan berada di Mekah 10 sampai 15 hari. Tak hanya berpuasa, namun ia juga menghabiskan lebaran di sana. Tentu hal tersebut membuatnya tak bisa berkumpul dengan keluarga.

“Iya sudah izin. Udah izin duluan sama mamah. Bulan ini juga mikir banyak berkumpul sama keluarga karena mikirnya nanti lebaran bakal di sana terus, yang ikut kan gak semua anggota keluarga, jadi sudah mulai ngatur nanti buka puasa bersamanya. Di awal ngumpul-ngumpulnya acara keluarga dsb. Kalau dulu kan ada kerjaan apa aja ayuk, ambil rejeki gak boleh ditolak tapi sekarang mindsetnya sudah berbeda, pengen ibadahnya tarawihnya gak mau tinggal dsb,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *