Terkait ujaran kebencian, Ahmad Dhani terancam 6 tahun penjara

Seputar Ligacapsa  – Ahmad Dhani dipanggil untuk menjalani sidang atas dugaan ujaran kebencian yang dituliskannya melalui akun Twitter Pribadi. Dalam sidang perdana kali ini,agendanya merupakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ahmad Dhani tampak hadir ditemani oleh putranya di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dedyng yang merupakan Jaksa Penuntut Umum menganggap apa yang ditulis musisi tersebut merupakan hal yang disengaja untuk menyebarkan kebencian berdasar SARA.

“Bahwa Ahmad Dhani bersama saksi Bimo pada Februari 2017, dengan sengaja menyebar kebencian berdasarkan SARA,” ucap Dedyng di muka Persidangan.

Dedyng mengungkap kalau ada tiga postingan Twitter suami Mulan Jameela tersebut yang dinilai memiliki unsur SARA. Dhani juga sempat menuliskan kalau pendukung penista agama adalah bajing*n yang perlu diludahi mukanya.

Dalam persidangan ini, Ahmad Dhani didakwa dengan pasal 45 ayat 2 juncto pasal 28 ayat 2 Undang-Undang ITE dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara. “Ancaman Undang-Undang maksimal 6 tahun,” terangnya.

Untuk sidang selanjutnya mengagendakan eksepsi, pernyataan keberatan dari pihak terdakwa yakni Ahmad Dhani atas dakwaan JPU. Sidang berikutnya akan dijadwalkan pada 23 April 2018.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *