Direncanakan deklarasi capres di Banyumas, Prabowo disebut praktikkan ‘jas merah’

BERITA UNIK–┬áRencana Partai Gerindra mendeklarasikan pencapresan Prabowo Subianto di Banyumas, Jawa Tengah, disambut rasa suka cita dan bangga oleh kader partai berlambang Garuda tersebut di Banyumas. Mereka menilai pemilihan Banyumas yang memiliki ikatan riwayat leluhur keluarga Prabowo sangat tepat dan menunjukkan karakter Prabowo yang menjunjung pentingnya sejarah atau dalam bahasa Bung Karno ‘Jas Merah’ alias jangan sekali-kali melupakan sejarah.

Sekretaris DPC Gerinda Banyumas, Rachmat Imanda mengatakan jauh-jauh hari sebelum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerindra, Prabowo pernah dijadwalkan untuk mengunjungi Banyumas. Dia mengatakan, Prabowo memang punya ikatan batin dengan Banyumas yakni asal usul nenek moyang bahkan kakeknya, Sumitro Djojohadikusomo dimakamkan di Banyumas. Ikatan leluhur itu berada di Desa Dawuhan.

“Rencananya memang begitu, deklarasi di Banyumas. Tapi seperti diketahui kan menunggu koalisi,” kata Imanda pada merdeka.com, Jumat (13/4).

Mendengar rencana deklarasi tersebut, Imanda juga mengatakan para kader Gerindra di Banyumas merasa bangga. Sebab, pemilihan deklarasi di Banyumas sekaligus akan menjadikan kota mendoan tersebut sebagai bagian penentu kepemimpinan Indonesia ke depan. Selain itu Prabowo dianggap berkarakter tak meninggalkan sejarah atau bersemboyan jas merah.

“Kami siap menyambut deklarasi tersebut. Semua kader bangga jika memang deklarasi terealisasi di Banyumas,” imbuhnya.

Menilik pada Pilpres 2014 silam, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang bertarung dengan Joko Widodo-Jusuf Kala menang mutlak di Desa Dawuhan, Banyumas. Prabowo kala itu mengumpulkan suara 764 di empat tempat pemungutan suara di Desa Dawuhan.

Sedangkan rencana deklarasi pencapresan Prabowo di Banyumas mulai mengemuka lewat Waketum Gerindra, Arief Poyouno. Dia mengatakan selain di Banyumas tertanam sejarah luhur Prabowo juga merupakan kota satria yang mempertahankan kemerdekaan.

“Ketika Jenderal Sudirman melakukan gerilya dimulai dari Banyumas dan juga ketika pendiri bangsa ini sebelum kemerdekaan membuat sebuah deklarasi persatuan nasional untuk menuju Indonesia merdeka sepenuhnya yaitu di Banyumas, bukan di kota lain,” tutur Arief.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *