Minta diantar mencari burung dara, Tugimin cabuli anak tetangga

KRIMINAL–┬áTugimin (39), ditangkap anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Metro Bekasi, karena diduga mencabuli anak di lingkungan tempat tinggalnya kawasan Desa Pasir Konci, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Modus pelaku menjalankan aksinya dengan meminta ditemani mencari burung.

“Modusnya, pelaku meminta diantar untuk mencari burung dara, dan mengiming-imingi uang Rp 50 ribu,” kata Wakapolres Metro Bekasi, AKBP Luthfie Sulistiawan, Rabu (11/4).

Menurut dia, korbannya adalah ME. Bocah berusia 12 tahun ini diajak mencari burung dara ke sebuah tempat. Namun, bukannya diajak ke pasar burung, korban malah dibawa rumah kontrakan tersangka.

“Sampai di dalam rumah kontrakan, pintu rumah dikunci. Pelaku membuka celana korban dan mencabulinya,” kata dia.

Keluarga tak terima dengan perbuatan bejat tersangka, lalu melapor ke polisi. Aparat kepolisian yang menyelidiki menemukan sejumlah barang bukti. Alhasil pelaku diringkus tanpa memberikan perlawanan.

Kepada polisi, pelaku mengaku telah melakukan aksi bejatnya sebanyak 10 anak di lingkungan tempat tinggalnya. Karena itu, kepolisian meminta keluarga melapor ke polisi.

Polisi menyita barang bukti berupa satu stel pakaian korban, satu buah flashdisk berisi rekaman CCTV, satu lembar uang Rp 20 ribu, satu unit telepon selular yang digunakan untuk menyetel video porno, satu unit sepeda motor, satu buah sangkar burung beserta burung dara warna coklat.

Akibat perbuatannya, Tugimin dijebloskan ke sel tahanan Polres Metro Bekasi, dan dijerat Pasal 76 Huruf E Jo Pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.